PPP Surabaya Solidkan Barisan, Tegaskan Dukungan Hasil Rakornas III

SURABAYA – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III DPP PPP yang digelar di Jakarta, Selasa (27/10/2026). Konsolidasi organisasi hingga penguatan kader menjadi fokus utama dalam mempersiapkan partai menghadapi Pemilu 2029.

Ketua DPC PPP Surabaya, H. Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin, menegaskan dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen menjalankan keputusan organisasi sekaligus memperkuat soliditas partai dari tingkat pusat hingga cabang.

Menurutnya, hasil Rakornas III harus menjadi pijakan bagi seluruh jajaran PPP untuk melakukan pembenahan organisasi, memperkuat struktur kepengurusan, dan meningkatkan kesiapan menghadapi verifikasi partai politik pada 2027 serta Pemilu 2029.melalui keterangan tertulis minggu (1/11/2026)

Dalam keputusan Rakornas III, DPP PPP menetapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan dan mesin partai. Di antaranya pembentukan Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu), Badan IT dan Database (BIDDATA), Badan Pendidikan dan Pelatihan Politik (Badiklatpol), Badan Aset dan Administrasi (BADMIN), Badan Strategi Partai (BASTRA), serta Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum (LKBH).

Penguatan organisasi juga diarahkan hingga tingkat wilayah dan cabang melalui pembentukan Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) serta P3Muda yang menyasar kalangan generasi Z dan milenial.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi PPP untuk memperluas basis kader, mendorong regenerasi kepemimpinan, sekaligus membangun kedekatan dengan generasi muda.

Tak hanya itu, Rakornas III juga menetapkan pembentukan Tabungan Partai Politik sebagai upaya membangun kemandirian keuangan organisasi. Berdasarkan keputusan tersebut, setiap anggota DPRD kabupaten/kota diwajibkan menabung Rp1 juta, sedangkan anggota DPRD provinsi sebesar Rp2 juta.

Dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk mendukung kebutuhan dana saksi pada Pemilu 2029.

Bagi PPP Surabaya, sejumlah keputusan tersebut menjadi pedoman untuk memperkuat kerja organisasi, meningkatkan kedisiplinan kader, serta membangun kesiapan politik secara lebih terencana.

Cak Imin berharap seluruh jajaran PPP mampu menerjemahkan keputusan Rakornas III ke dalam langkah nyata. Konsolidasi, menurutnya, tidak boleh hanya berhenti pada struktur kepengurusan, tetapi juga harus diwujudkan melalui kerja politik dan kehadiran partai di tengah masyarakat.

Dengan penguatan struktur, kaderisasi, dan kemandirian organisasi, PPP Surabaya menyatakan siap mengambil bagian dalam agenda pembenahan partai secara nasional. Targetnya, PPP semakin solid dan memiliki kesiapan lebih kuat dalam menghadapi kontestasi politik 2029.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *