SOROTJATIM.COM – Pantai Sundak, yang terletak di Kabupaten Gunungkidul, Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan setelah dua wisatawan berhasil diselamatkan oleh tim SAR setelah terseret arus laut. Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran pengunjung terhadap risiko yang mungkin terjadi saat bermain di pantai.
Kondisi Berbahaya di Sekitar Pantai Sundak
Pantai Sundak dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga memiliki potensi bahaya yang sering kali tidak disadari oleh para pengunjung. Salah satu ancaman utama adalah adanya arus balik mematikan atau rip current, yang bisa dengan cepat membawa seseorang ke tengah laut jika tidak waspada.
Dalam peristiwa ini, dua wisatawan yang berasal dari Semin, yaitu Siti Adesawiyah (48 tahun) dan AKW (8 tahun), sempat terseret arus karena masuk ke area yang berisiko tinggi. Mereka mengabaikan peringatan petugas yang telah memberikan imbauan agar tidak bermain air di lokasi tersebut.
Peran Tim SAR dalam Penyelamatan
Tim SAR Sundak sudah sejak lama memberi peringatan kepada pengunjung untuk menghindari area yang berbahaya. Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Baron, Marjono, menjelaskan bahwa pihaknya telah berulang kali mengimbau pengunjung untuk tidak bermain air di pantai saat kondisi gelombang sedang meningkat.
“Kami telah memberi peringatan berulang kali, namun sayangnya korban tetap memasuki area yang berbahaya,” ujar Marjono. “Keduanya kemudian terbawa arus ke tengah laut karena berada di jalur rip current.”
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kondisi gelombang yang tiba-tiba meningkat membuat kedua korban kehilangan keseimbangan dan akhirnya terseret jauh dari bibir pantai. Petugas segera bertindak dengan melakukan penyelamatan darurat.
Proses Evakuasi yang Cepat dan Efisien
Setelah mendapat laporan, tim SAR langsung melakukan evakuasi dengan cara berenang menuju lokasi korban. Untuk mempercepat proses penyelamatan, mereka juga mengerahkan armada laut agar proses evakuasi lebih aman dan efektif.
“Kedua korban berhasil dievakuasi ke kapal dan didaratkan di Pantai Ngandong,” kata Marjono. “Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.”
Kondisi Kesehatan Korban Setelah Evakuasi
Pasca evakuasi, kondisi fisik kedua korban dilaporkan menurun drastis akibat kelelahan dan trauma psikis. Marjono menyebutkan bahwa keduanya diduga minum air laut dalam jumlah yang cukup banyak, sehingga memerlukan perawatan medis lebih lanjut.
“Kondisi kedua korban kurang stabil. Kami memutuskan untuk merujuk mereka ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan yang lebih baik,” tambahnya.
Pentingnya Kesadaran Pengunjung
Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengunjung untuk selalu mengindahkan imbauan petugas dan menjaga keselamatan diri sendiri saat berada di lingkungan pantai. Pihak otoritas keamanan pantai menegaskan bahwa kepatuhan terhadap arahan petugas sangat penting untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.
Marjono menekankan, “Wisatawan harus selalu mengikuti petunjuk dari Tim SAR yang berjaga di kawasan pantai. Ini adalah langkah penting untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain.”
Langkah Pencegahan yang Diperlukan
Selain itu, pihak berwenang juga berencana untuk meningkatkan sosialisasi tentang bahaya arus balik dan cara menghindarinya. Dengan edukasi yang lebih luas, diharapkan pengunjung dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.***






