Kinerja Saham Grup Barito Membawa IHSG Naik 0,4% pada Senin Siang

SOROTJATIM.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 0,4% pada perdagangan Senin (13/4/2026) siang. Pergerakan ini terjadi setelah sebelumnya indeks sempat mengalami pelemahan lebih dari 1%. Penguatan IHSG didorong oleh performa positif saham-saham milik Grup Barito yang diketuai oleh konglomerat Prajogo Pangestu.

Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi salah satu pendorong utama dalam kenaikan IHSG. Pada perdagangan hari ini, BRPT melonjak sebesar 10,18% atau 195 poin, mencapai harga Rp2.110 per saham. Awalnya, saham ini dibuka melemah di level Rp1.860 per saham, namun kemudian menguat tajam hingga mencapai harga tertinggi Rp2.150 per saham sepanjang pagi hingga siang ini.

Volume transaksi saham BRPT tercatat cukup tinggi, yaitu sebesar 200 juta saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp405 miliar. Angka ini menjadikan BRPT sebagai salah satu saham dengan “top turnover” terbesar hari ini.

Selain BRPT, saham-saham lain dari Grup Barito juga turut berkontribusi terhadap kenaikan IHSG. Contohnya adalah saham PT Petrosea Tbk (PTRO) yang naik sebesar 11% atau 625 poin, mencapai harga Rp6.000 per saham. Volume transaksi PTRO mencapai 99 juta saham dengan nilai transaksi senilai Rp568 miliar.

Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga terpantau menguat signifikan pada periode yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja seluruh entitas Grup Barito memberikan dampak besar terhadap pergerakan IHSG.

IHSG Berada di Posisi 7.487 Setelah Mengalami Fluktuasi

Pada jelang siang hari ini, IHSG tercatat menguat 0,4% “point-to-point” di posisi 7.487. Indeks sempat menyentuh posisi terendah 7.351 dan tertinggi 7.493. Total volume perdagangan saham hari ini melibatkan 6,47 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp15,59 triliun, yang diperjualbelikan sebanyak 967 ribu kali.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 292 saham masih mengalami pelemahan, sementara 308 saham menguat dan 208 saham lainnya stagnan. Kenaikan IHSG ini menjadi bukti bahwa investor mulai memperhatikan potensi kenaikan dari saham-saham yang memiliki dasar fundamental kuat.

Dampak dari Kenaikan Saham Prajogo Pangestu

Performa positif saham Prajogo Pangestu menjadi sorotan setelah beberapa hari sebelumnya pasar modal Indonesia didominasi oleh aksi jual investor asing. Menurut data CNBC Indonesia, investor asing mencatatkan “net foreign sell” sebesar Rp3,31 triliun di seluruh pasar selama periode 6-10 April 2026. Namun, IHSG justru melonjak 6,14% dalam sepekan ke level 7.458,50 pada akhir pekan lalu.

Kenaikan kapitalisasi pasar bursa juga mencapai 7,18% menjadi Rp13.189 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan dari investor asing, sentimen positif dari saham-saham lokal seperti Grup Barito mampu mengangkat kembali indeks.

Daftar Saham yang Paling Berkontribusi pada Kenaikan IHSG

Berikut adalah 10 saham yang paling signifikan menopang pergerakan IHSG pada perdagangan Senin (13/4/2026):

  • Barito Pacific (BRPT): 10,45 poin
  • Barito Renewables Energy (BREN): 8,33 poin
  • Chandra Asri Pacific (TPIA): 8,3 poin
  • Petrosea (PTRO): 3,31 poin
  • Petrindo Jaya Kreasi (CUAN): 3,21 poin
  • Vktr Teknologi Mobilitas (VKTR): 2,47 poin
  • Impack Pratama Industri (IMPC): 2,12 poin
  • Chandra Daya Investasi (CDIA): 1,68 poin
  • Bumi Resources Minerals (BRMS): 1,5 poin
  • MD Entertainment (FILM): 1,44 poin

Daftar ini menunjukkan bahwa saham-saham dari Grup Prajogo Pangestu memiliki dampak substansial terhadap pergerakan IHSG, khususnya pada perdagangan hari ini yang berhasil membalikkan tren pelemahan awal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *