SOROTJATIM.COM – Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, akhirnya angkat bicara terkait kontroversi yang melibatkan pemainnya, Alessandro Bastoni, dalam laga melawan Juventus. Kejadian tersebut terjadi pada pekan ke-25 Liga Italia, di mana Bastoni menciptakan peristiwa yang menimbulkan pro dan kontra.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Bastoni terjatuh setelah tersentuh pelan oleh bek Juventus, Pierre Kalulu. Aksi tersebut memicu reaksi dari wasit Federico La Penna yang memberikan kartu kuning kedua kepada Kalulu, sehingga membuat Juventus harus bermain dengan 10 orang sepanjang babak kedua. Akhirnya, Inter Milan menang dengan skor 2-3.
Pihak yang Membela dan Menyalahkan Bastoni
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mencoba membela Bastoni dengan menyatakan bahwa Kalulu tetap melakukan sentuhan. Namun, banyak pihak menganggap bahwa Bastoni melakukan diving untuk mengelabui wasit. Bahkan, petugas penunjuk wasit, Gianluca Rocchi, turut menyampaikan kritik terhadap aksi Bastoni.
Rocchi menyebut bahwa ada simulasi yang dilakukan oleh pemain, termasuk dalam pertandingan ini. Ia juga menyatakan bahwa hal ini bukanlah kejadian pertama kali dalam musim ini. “Ini kejadian terbaru dari banyak peristiwa sepanjang musim ini di mana mereka mencoba segala cara untuk mengelabui kami,” ujar Rocchi.
Pengakuan Marotta atas Kesalahan Bastoni
Presiden Inter, Giuseppe Marotta, mengakui bahwa Bastoni memang melakukan diving. Ia menyatakan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh pemain muda itu adalah hal yang biasa. “Kita melihat kesalahan yang dilakukan seorang pemain muda, sesuatu yang biasa, bukan hal yang luar biasa,” kata Marotta seperti dikutip dari ANSA.
Ia menilai bahwa kejadian tersebut pantas disesali karena mungkin dilebih-lebihkan. Marotta juga menyebutkan bahwa ada beberapa faktor yang turut memengaruhi keputusan Bastoni, termasuk tangan pemain Juventus yang terlibat dan wasit yang cepat meniup peluit. “Semua itu membuat Bastoni mengambil keputusan, sebuah keputusan yang salah.”
Kritik Berlebihan terhadap Bastoni
Meski mengakui kesalahan Bastoni, Marotta menyatakan bahwa kritik yang datang kepadanya berlebihan. Termasuk di antaranya seruan agar sang bek tidak dipanggil ke Timnas Italia. Bastoni dianggap mencederai fair play karena bukan hanya melakukan diving tetapi juga merayakan diusirnya Kalulu setelah berhasil mengelabui wasit.
Marotta mengatakan bahwa media bersikap berlebihan dalam menyikapi apa yang terjadi. “Pemain ini menjadi sasaran kritik media yang melebih-melebihkan apa yang sebenarnya terjadi.” Ia menambahkan bahwa Bastoni adalah seorang anak yang merepresentasikan masa depan tim nasional.
Keputusan Gennaro Gattuso
Di tengah badai yang menghantam Bastoni, pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, dikabarkan sudah mengambil keputusan. Ia tetap akan memanggil Bastoni meskipun berulah dalam laga Inter kontra Juventus. Gattuso tidak mau mengabaikan salah satu pemain yang menjadi andalannya di saat Timnas Italia akan menghadapi laga krusial.
Gli Azzurri akan tampil di babak play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa dengan menghadapi Irlandia Utara pada 26 Maret mendatang. Bastoni sendiri terbilang pemain inti di Timnas Italia saat ini. Selama Kualifikasi Piala Dunia 2006, dia 5 kali menjadi starter dalam 8 pertandingan.





