Bangkalan Cetak 15 Merek Beras Lokal, Ning Lia Sebut Jadi Contoh Ketahanan Pangan Nasional

BANGKALAN (SorotJatim) — Sektor pertanian di Kabupaten Bangkalan kini tidak lagi sekadar dijalankan sebagai tradisi turun-temurun, melainkan telah bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat petani.

Langkah strategis Pemkab Bangkalan ini mendapat apresiasi langsung dari Anggota DPD RI, Lia Istifhama, saat melakukan kunjungan kerja ke Pendopo Bupati Bangkalan, Madura.

“Bangkalan saat ini telah membuktikan diri sebagai salah satu lumbung pangan strategis. Bahkan untuk urban farming di Jawa Timur, Bangkalan berhasil menduduki posisi kelima,” ujar senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut.

Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ini menambahkan, keberhasilan Bangkalan menyulap sektor pertanian menjadi penggerak ekonomi terlihat dari lahirnya 15 merek beras lokal yang siap edar, hingga diversifikasi di sektor perikanan seperti budidaya lele dan bandeng.

Dalam kunjungan yang turut didampingi oleh C. Henry Kusuma Karya Dinata serta Ketua Program Penggerak Urban Farming, Sri Sudarwati, S.E. ini,

Ning Lia menilai Bangkalan memegang peranan penting dalam isu strategis nasional terkait ketahanan pangan dan energi.

Menanggapi apresiasi tersebut, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengungkapkan bahwa Pemkab Bangkalan memang berkomitmen mengubah paradigma sektor pertanian lokal agar bernilai ekonomi tinggi.

Lukman menjelaskan, fokus utama Pemkab Bangkalan saat ini adalah membangun manajemen rantai pasok (supply chain) pangan secara terintegrasi dari hulu hingga ke hilir.

“Langkah ini menjadi tonggak perubahan bagi sektor pertanian lokal, yang semula hanya dijalankan sebagai kebiasaan atau tradisi, kini berorientasi penuh pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan para petani kita,” tegas Lukman.

Selain mendongkrak perekonomian daerah, berbagai inovasi di bidang pertanian dan peternakan—seperti pembibitan lele hingga produksi beras lokal—juga diselaraskan untuk mendukung ketahanan pangan serta pemenuhan gizi generasi muda di Kabupaten Bangkalan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *