SOROTJATIM.COM – Transportasi laut menjadi salah satu sarana utama bagi masyarakat Maluku, terutama karena wilayahnya yang terdiri dari banyak pulau. Informasi mengenai jadwal pelayaran sangat penting untuk membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan mereka. Pada hari Senin, 27 April 2026, hanya dua kapal yang beroperasi dari Pelabuhan Slamet Riyadi di Kota Ambon.
Rute dan Jadwal Pelayaran Kapal
Dua kapal yang berlayar pada malam hari tersebut adalah Cantika Lestari 77B dan Cantika Lestari 8A. Kedua kapal ini telah berlabuh di Pelabuhan Slamet Riyadi dan sedang menjalani proses bongkar muat.
- Cantika Lestari 77B akan berangkat pukul 20.00 WIT menuju Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Rutenya meliputi Ambon, Damer, Moa, Leti, Kisar, hingga ke Lurang.
- Cantika Lestari 8A akan berlayar pukul 20.30 WIT dari Ambon menuju Namlea.
Harga Tiket untuk Rute yang Berbeda
Harga tiket untuk setiap rute berbeda-beda sesuai dengan jarak dan tujuan perjalanan. Berikut daftar harga tiket untuk KM Cantika Lestari 77B:
- Ambon – Damer: Rp 420 ribu
- Ambon – Moa: Rp 582 ribu
- Ambon – Leti: Rp 645 ribu
- Ambon – Kisar: Rp 735 ribu
- Ambon – Lurang: Rp 935 ribu
Sementara itu, untuk KM Cantika Lestari 8A yang menuju Namlea, harga tiketnya adalah Rp 125 ribu.
Lokasi Pembelian Tiket
Calon penumpang dapat membeli tiket di loket penjualan yang berada di jalan Anthony Reebok, depan gereja Hok Im Tong atau samping klinik AGAPE, Kota Ambon. Lokasi ini tepat berada di gedung PT. Pelayaran Dharma Indah.
Pentingnya Informasi Jadwal Pelayaran
Kehadiran informasi jadwal pelayaran sangat penting bagi masyarakat Maluku. Terlebih lagi, transportasi laut sering kali menghadapi ketidakpastian terkait waktu keberangkatan. Oleh karena itu, penyediaan data seperti ini membantu masyarakat dalam menentukan rencana perjalanan mereka secara lebih efisien.
Perkembangan Transportasi Laut di Maluku
Selain jadwal pelayaran, kondisi cuaca juga menjadi faktor penting dalam perjalanan laut. Beberapa wilayah di Maluku memiliki potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter, sehingga diperlukan pengawasan ekstra terhadap keamanan dan kelancaran pelayaran.
Pemerintah dan lembaga terkait terus berupaya meningkatkan fasilitas transportasi laut agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman dan aman. Selain itu, pengembangan infrastruktur pelabuhan juga menjadi fokus utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas penduduk.
Dengan adanya informasi jadwal pelayaran yang akurat dan terpercaya, masyarakat Maluku dapat lebih mudah merencanakan perjalanan mereka. Hal ini tidak hanya membantu dalam kehidupan sehari-hari tetapi juga berkontribusi pada perkembangan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.






