SOROTJATIM.COM – Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, menilai bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah sosok yang bijaksana dan mungkin akan tersenyum melihat penamaan rumahnya di aplikasi Google Maps. Ia mengungkapkan hal ini melalui pesan yang dikirimkan pada Rabu (18/2).
Penamaan rumah Jokowi di Solo, Jawa Tengah, oleh netizen di aplikasi Google Maps terlihat beragam. Beberapa nama yang digunakan antara lain “Tembok Ratapan Solo”, “Pagar Ratapan Raja Solo”, dan “Monumen Sunan Mulyono”. Nama-nama tersebut mencerminkan perhatian publik terhadap mantan presiden yang kini telah selesai masa jabatannya.
>Bestari menilai bahwa penamaan tersebut menunjukkan bahwa Jokowi masih mendapatkan perhatian besar dari rakyatnya. Ia menyebutkan bahwa tidak semua mantan presiden memiliki perhatian publik yang sama setelah masa jabatannya berakhir.
“Betapa hanya Bang Jack, lah, satu-satunya setelah selesai masa jabatan presiden masih mendapat perhatian yang sangat besar dari rakyatnya. Mantan lain tak seperti itu,” ujarnya.
Menurut Bestari, PSI tidak ingin memusingkan penamaan yang dilakukan oleh netizen terhadap kediaman Jokowi di aplikasi Google Maps. Ia justru merasa bahwa penamaan tersebut cukup menarik dan keren.
“Ya, untuk penamaan itu sepertinya harus dimaklumi saja. Malah menurut saya keren juga, tuh,” ujarnya.
Selain itu, Bestari berharap pihak-pihak yang menggagas penamaan kediaman Jokowi di aplikasi Google Maps bisa memperoleh posisi di pintu ratapan. Ia bahkan berharap mereka bisa meletakkan posisi baru seperti “pintu ratapan dua”, “gerbang ratapan tiga”, atau “tembok harapan empat”, dan seterusnya.
- Hal ini menunjukkan bahwa penamaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga menjadi bagian dari narasi budaya dan sejarah yang terus berkembang.
- Meskipun ada yang menganggap penamaan tersebut sebagai kritik, Bestari menekankan bahwa Jokowi adalah sosok yang dapat menerima segala bentuk kritik dengan sikap tenang dan bijaksana.
- Ia juga berharap agar netizen yang memberikan penamaan tersebut dapat terus memberikan kontribusi positif dalam membentuk narasi publik tentang tokoh-tokoh penting bangsa.
Dengan demikian, penamaan rumah Jokowi di aplikasi Google Maps tidak hanya menjadi bahan diskusi, tetapi juga menjadi contoh bagaimana masyarakat bisa mengekspresikan perhatian dan apresiasi terhadap tokoh nasional.





