SOROTJATAIM.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan terus memperkuat langkah-langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penggelaran apel siaga Kamtibmas oleh Polres Maros, khususnya dalam menghadapi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dan bulan Ramadan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kerawanan yang bisa terjadi di tengah aktivitas masyarakat.
>Selain itu, Polda Sulsel juga melakukan berbagai inisiatif untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama musim mudik. Salah satunya adalah program angkutan mudik gratis yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Program ini bertujuan untuk memberikan akses transportasi yang aman dan nyaman bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran.
Sinergi antara Pemerintah dan Kepolisian dalam Mendukung Mudik Aman
Kegiatan angkutan mudik gratis tahun ini melibatkan sebanyak 35 armada bus yang beroperasi dengan rute beragam, seperti Makassar–Luwu Timur, Makassar–Palopo, Makassar–Parepare–Sidrap, Makassar–Parepare–Mamuju, Makassar–Bulukumba, Makassar–Sinjai, Makassar–Selayar, serta Makassar–Bone. Rute-rute ini dirancang agar dapat mencakup wilayah-wilayah yang memiliki tingkat permintaan tinggi untuk mudik.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini. Ia menilai bahwa animo masyarakat sangat tinggi, bahkan terdapat permintaan penambahan armada bus. Menurutnya, fasilitas ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi upaya untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas selama musim mudik.
Peran Polda Sulsel dalam Operasi Ketupat 2026
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyatakan dukungan penuh terhadap program mudik gratis yang diinisiasi oleh pemerintah provinsi. Ia menekankan bahwa jajaran Polda Sulsel akan terus meningkatkan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Dalam operasi Ketupat 2026, personel kepolisian akan bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kapolda menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung kelancaran arus mudik tahun ini, termasuk dalam hal pengawasan dan pemberian layanan darurat.
Upaya Menciptakan Mudik yang Selamat dan Berkeselamatan
Program angkutan mudik gratis diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh akses transportasi yang lebih aman dan nyaman. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan masyarakat tidak lagi mengandalkan kendaraan pribadi yang berpotensi menyebabkan kemacetan atau kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan mudik yang selamat, tertib, dan berkeselamatan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat, harapan besar terciptanya suasana mudik yang harmonis dan damai dapat terwujud.
Inisiatif Lain yang Dilakukan oleh Polda Sulsel
Selain program mudik gratis, Polda Sulsel juga melakukan berbagai inisiatif lain untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Misalnya, gerakan pangan murah yang digelar untuk membantu masyarakat menjelang Lebaran. Selain itu, Kapolda Sulsel juga turut serta dalam pelepasan mudik gratis KRI Martin-877, yang merupakan bentuk sinergi antara TNI dan Polri dalam melayani masyarakat.
Tidak hanya itu, Polda Sulsel juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti penyerahan zakat fitrah kepada BAZNAS dan pemusnahan barang bukti narkotika jenis kokain bruto 25 kg hasil temuan di Kepulauan Selayar. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Polda Sulsel dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.





