SOROTJATIM.COM – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengumumkan perubahan rute layanan Bus Rapid Transit (BRT) nomor 6D yang menghubungkan Stasiun Tebet dengan Bundaran Senayan. Modifikasi ini berlaku mulai tanggal 11 April 2026, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat konektivitas antar wilayah yang ramai aktivitas.
Tujuan Utama Perubahan Rute
Perubahan rute dilakukan sebagai respons terhadap dinamika mobilitas masyarakat dan kondisi lalu lintas di kawasan strategis seperti Tebet, Kuningan, Sudirman, dan Senayan. Pihak pengelola menilai bahwa penyesuaian ini akan membantu mengurangi kemacetan serta mempercepat waktu tempuh bagi pengguna transportasi umum.
Salah satu perubahan signifikan adalah penghapusan titik pemberhentian di bus stop Menara Mandiri untuk arah Bundaran Senayan. Sebagai alternatif, pengguna diminta menggunakan bus stop Gelora Bung Karno 1 yang lebih dekat dan nyaman.
Proses Evaluasi dan Pengambilan Keputusan
Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil setelah melalui evaluasi mendalam terhadap kebutuhan masyarakat dan kondisi jalan. Ia menekankan bahwa Transjakarta terus berupaya meningkatkan kualitas layanan agar semakin responsif terhadap kebutuhan pengguna.
“Modifikasi rute 6D ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta kemudahan akses bagi pelanggan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dirilis pada Selasa, 14 April 2026.
Rute Baru dan Titik Pemberhentian
Untuk rute menuju Bundaran Senayan, bus akan melewati jalur dari Stasiun Tebet, Kota Kasablanka, Ambassador, Satrio, hingga berakhir di Bundaran Senayan 1. Sementara itu, rute sebaliknya menuju Stasiun Tebet akan melewati Plaza Sentral, Lotte Mall Kuningan, Mega Kuningan, dan berakhir di Stasiun Tebet.
Layanan rute 6D tetap beroperasi setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Tarif perjalanan tidak mengalami perubahan, tetap sebesar Rp3.500 per penumpang.
Saran untuk Pengguna
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau pembaruan informasi mengenai rute dan layanan melalui kanal komunikasi resmi Transjakarta. Informasi detail mengenai titik pemberhentian terbaru dapat diakses melalui aplikasi TJ:Transjakarta maupun media sosial resmi perusahaan.
Dampak Jangka Panjang
Perubahan rute ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga Jakarta, khususnya di kawasan yang sering mengalami kemacetan. Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan pengguna transportasi umum akan lebih mudah mencapai tujuan tanpa harus menghadapi kemacetan yang berlarut-larut.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Transjakarta untuk meningkatkan citra sebagai penyedia layanan transportasi publik yang modern dan efisien. Dengan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian, Transjakarta menunjukkan komitmen untuk terus berkembang dan memenuhi kebutuhan masyarakat ibu kota.






