SURABAYA (SorotJatim) – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, pemuda Jawa Timur diminta tidak menjadi bagian dari penyebaran isu yang berpotensi memicu keresahan dan perpecahan. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur menyerukan agar generasi muda lebih bijak menyikapi informasi sekaligus ikut menjaga keamanan dan stabilitas daerah.
Pimpinan DPD KNPI Jawa Timur, Himawan Probo Pamungkas, SE., mengatakan pemuda memiliki posisi strategis dalam menjaga suasana sosial yang harmonis. Karena itu, setiap informasi yang beredar, khususnya melalui media sosial, perlu disikapi secara kritis dan tidak langsung dipercaya maupun disebarluaskan.
“Pemuda sebagai pilar utama pembangunan bangsa memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim sosial yang harmonis. Oleh karena itu, seluruh elemen pemuda diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas kebenarannya serta tidak terpengaruh informasi yang menyesatkan, terutama yang beredar di media sosial,” ujar Himawan, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, kondusivitas daerah menjadi salah satu modal penting untuk memastikan pembangunan, pertumbuhan ekonomi, investasi, dan berbagai aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Sebaliknya, kondisi sosial yang tidak stabil dapat menghambat pembangunan dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Karena itu, KNPI Jawa Timur mendorong pemuda untuk mengedepankan sikap kritis dan bijak dalam menerima informasi, menjaga persatuan di tengah keberagaman, serta aktif terlibat dalam kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemuda harus menjadi pelopor dalam menjaga ketertiban dan kedamaian lingkungan. Jangan sampai media sosial justru menjadi ruang yang memecah persatuan,” tegasnya.
Himawan berharap pemuda di seluruh Jawa Timur dapat mengambil peran lebih besar dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman, damai, dan produktif.
Menurutnya, semangat kebersamaan harus terus diperkuat agar energi pemuda dapat diarahkan untuk kegiatan yang membangun, bukan terseret oleh provokasi maupun informasi yang belum terverifikasi.
“Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh sumber daya, tetapi juga oleh stabilitas dan kondusivitas yang dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat, terutama pemuda,” pungkasnya.








1 Komentar