SOROTJATIM.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam membangun kader pemimpin yang tangguh dan berkompeten. Melalui inisiatif baru, PKS Jatim mengembangkan desain besar untuk mencetak pemimpin daerah yang berkualitas. Langkah ini dilakukan melalui peluncuran Korps Trainer Akademi Pemimpin Indonesia (API), yang menjadi bagian dari upaya penguatan kaderisasi berkelanjutan.
>Fokus pada Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menyatakan bahwa pemimpin harus dibentuk secara terstruktur dan sistematis, bukan hanya sekadar kebetulan. Ia menekankan bahwa tantangan politik dan sosial di masa depan semakin kompleks, sehingga diperlukan persiapan yang serius dan terarah.
“Pemimpin itu harus kita ciptakan by design, bukan by accident. Karena tantangan ke depan semakin kompleks, maka kader harus dipersiapkan dengan serius, sistematis, dan terarah,” ujar Bagus.
Peluncuran Korps Trainer API oleh Bidang Kepemimpinan Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai (BPPKP) DPW PKS Jatim merupakan langkah strategis untuk menyiapkan kader pemimpin secara terstruktur. Korps ini bertujuan untuk menciptakan rasa solidaritas dan kesatuan di antara para anggota partai, dimana setiap individu merasa memiliki tanggung jawab bersama.
Membangun Ekosistem Pelatihan yang Kuat
Menurut Ketua BPPKP DPW PKS Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, pembentukan korps trainer merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang menekankan pentingnya penguatan ekosistem pelatihan kepemimpinan. Ia menjelaskan bahwa pelatihan tidak cukup hanya berupa program, tetapi juga perlu adanya sistem yang terstruktur.
“Kita butuh ekosistem trainer yang kuat, karena trainer ini adalah instrumen utama dalam melahirkan pemimpin yang tangguh. Tidak cukup hanya program, tetapi harus ada sistem pelatihan yang terstruktur,” jelas Puguh.
API akan difokuskan pada tiga segmen utama, yaitu pengurus partai, pejabat publik, dan calon pejabat publik. Tujuannya adalah memastikan seluruh elemen memiliki kapasitas kepemimpinan yang memadai. Dengan demikian, diharapkan lahir pemimpin yang tidak hanya bersih dan profesional, tetapi juga memiliki jiwa kenegarawanan.
Target Politik PKS di Pemilu Mendatang
PKS Jawa Timur memiliki target yang cukup besar dalam pemilu mendatang. Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut, partai ini memperkuat kaderisasi dengan fokus pada pengembangan pemimpin di berbagai tingkatan, mulai dari anggota DPR RI hingga DPRD kabupaten/kota. Hal ini sejalan dengan visi PKS untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Membangun Rasa Korsa dalam Tubuh Kader
Bagus Prasetia Lelana menekankan pentingnya rasa korsa dalam tubuh kader PKS. Menurutnya, kader harus saling mendukung dan bekerja sama seperti satu keluarga. “Korps itu kumpulan yang punya rasa korsa, satu sakit semua merasakan, satu bergerak semua bergerak. Ini yang ingin kita bangun dalam tubuh kader PKS,” ujarnya.
Dengan pendekatan ini, PKS Jatim berharap mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan kolaboratif, sehingga kader dapat berkembang secara optimal dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
PKS Jawa Timur telah menyiapkan strategi jangka panjang untuk menciptakan pemimpin berkualitas. Melalui peluncuran Korps Trainer API, partai ini berkomitmen untuk memperkuat kaderisasi secara terstruktur dan sistematis. Dengan fokus pada pelatihan, pengembangan kepemimpinan, dan rasa korsa, PKS Jatim berharap mampu menghasilkan pemimpin yang tangguh, profesional, dan berjiwa kenegarawanan.***





