SOROTJATIM.COM – PSS Sleman, yang dikenal sebagai “Elang Jawa”, telah resmi kembali ke kompetisi paling tinggi sepak bola Tanah Air setelah memastikan promosi ke Super League musim depan. Kemenangan 3-0 atas PSIS Semarang dalam laga pamungkas Grup 2 Pegadaian Championship menjadi titik balik bagi klub asal Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kemenangan Dramatis di Akhir Musim
Laga tersebut berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Minggu (3/5/2026) sore. Hasil ini membuat PSS Sleman mengunci posisi pertama klasemen akhir Grup 2 Championship, yang secara otomatis memberi tiket promosi ke Super League. Tim peringkat teratas dari dua grup akan langsung melanjutkan kompetisi di level tertinggi tanpa harus melalui babak playoff.
Sebelumnya, Garudayaksa FC dari Grup 1 juga telah memastikan promosi sebagai juara grup. Sementara itu, dua tim runner-up, Adhyaksa FC Banten dan Persipura Jayapura, akan bersaing dalam babak playoff untuk memperebutkan satu tempat tersisa di Super League.
Antusiasme Suporter yang Tak Terbendung
Kemenangan ini disambut dengan antusiasme luar biasa oleh ribuan suporter yang hadir di stadion. Mereka tak henti bernyanyi dan bersorak sejak awal pertandingan hingga peluit akhir ditiupkan. Setelah laga usai, sebagian kelompok suporter melakukan pawai sambil menyanyikan chant dan merayakan keberhasilan skuad Elang Jawa kembali berkompetisi di liga kasta tertinggi.
“Lega banget, akhirnya kembali lagi ke Liga 1. Bersyukur penantian cukup satu tahun saja,” ujar Budi (40), salah satu suporter PSS yang hadir di stadion. Ia mengapresiasi seluruh pemain yang berjuang sejak awal musim dan menutupnya dengan kemenangan dramatis.
Dukungan dari Keluarga Pemain
Tidak hanya suporter, dukungan juga datang dari keluarga pemain PSS. Salah satunya adalah keluarga gelandang Riko Simanjuntak, yang datang dari Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. “Kami khusus datang dari Siantar untuk mendukung PSS dan Riko. Kami masih akan hadir sampai partai final nanti dan optimistis bisa juara,” ujar Johan Simanjuntak, kakak kandung Riko.
Tanggapan Pelatih dan Pemain
Pelatih PSS Ansyari Lubis menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan ini. Ia menyatakan bahwa keberhasilan ini sesuai dengan tekad seluruh pemain sejak awal musim. “Hari ini mereka membuktikannya. Ini kualitas pemain yang sangat baik,” katanya.
Sementara itu, Arda Alfareza, pemain tengah PSS, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan promosi. Ia menyumbangkan gol ketiga dalam laga tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang mendukung PSS, termasuk para suporter dan masyarakat Sleman.
Peran Pemerintah Kabupaten Sleman
Bupati Sleman Harda Kiswaya yang hadir langsung di stadion menyampaikan rasa bersyukuran atas hasil promosi ini. Ia berharap PSS dapat berbicara banyak di Super League musim depan. “Doa seluruh masyarakat Sleman agar PSS kembali ke Liga 1 dikabulkan, bahkan dimudahkan (promosi langsung),” ujarnya.
Harda juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman akan terus mendukung PSS dengan berbagai fasilitas dan dukungan moral. Ia telah merencanakan pertemuan dengan pemilik klub untuk membahas kesiapan tim menghadapi kompetisi level tertinggi.
Tantangan dan Harapan di Super League
Dengan promosi PSS, Daerah Istimewa Yogyakarta akan memiliki dua tim di Super League musim depan. Selain PSS Sleman, PSIM Yogyakarta juga telah memastikan diri bertahan di kompetisi tersebut.
Budi, suporter PSS, mengungkapkan harapan agar klubnya dapat bersaing di posisi lima besar. Untuk mencapai target tersebut, ia menyarankan PSS memperkuat lini tengah.
Promosi PSS Sleman ke Super League merupakan momen penting dalam sejarah klub. Dengan dukungan penuh dari suporter, keluarga pemain, dan pemerintah daerah, Elang Jawa kembali bangkit dan siap berlaga di kompetisi terbaik sepak bola nasional.






