Investor Asing Kembali Tertarik pada Saham Anthoni Salim

SOROTJATIM.COM – Pasar modal Indonesia kembali mengalami peningkatan minat dari investor asing terhadap saham emiten yang terafiliasi dengan keluarga Anthoni Salim. Selama sepekan terakhir, saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dan anak usahanya, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), tercatat menjadi salah satu yang paling diminati. Hal ini menunjukkan bahwa pasar sedang melihat potensi pertumbuhan dari perusahaan-perusahaan di bawah naungan keluarga bisnis tersebut.

Peningkatan Aktivitas Investor Asing

Dari data transaksi pasar modal, tercatat bahwa investor asing telah melakukan pembelian bersih (net buy) secara konsisten terhadap saham SIMP sejak 7 April 2026 hingga 13 April 2026. Pada hari terakhir periode tersebut, yaitu Senin (13/4/2026), investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 18,8 miliar. Harga saham SIMP pun langsung melonjak sebesar 18,05% ke level Rp 785. Volume perdagangan mencapai 134,94 juta saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 13.057 kali dan nilai total transaksi mencapai Rp 99,85 miliar.

Selama sebulan terakhir, saham SIMP telah melambung sebesar 33,05%. Dalam periode yang sama, investor asing mencatatkan net buy senilai Rp 51,99 miliar. Ini menunjukkan bahwa ada peningkatan signifikan dalam minat investor terhadap saham perusahaan sawit ini.

Potensi Pertumbuhan yang Masih Terbuka

Meskipun harga saham SIMP telah meningkat cukup signifikan, rasio PBV (Price to Book Value) masih tergolong rendah, yaitu sebesar 0,60 kali. Sementara itu, PER (Price to Earnings Ratio) berada di angka 5,88 kali. Rasio-rasio ini menunjukkan bahwa saham SIMP masih memiliki ruang untuk berkembang lebih lanjut. Nilai kapitalisasi pasar saat ini mencapai Rp 12,16 triliun.

Tidak hanya SIMP, saham LSIP juga menunjukkan performa yang kuat. Saham LSIP melonjak sebesar 20,16% dalam kurun waktu yang sama. Investor asing juga mencatatkan net buy sebesar Rp 40,62 miliar. Rasio PBV LSIP berada di level 0,76 kali, sedangkan PERnya mencapai 5,60 kali. Kapitalisasi pasar LSIP saat ini mencapai Rp 10,57 triliun.

Peran Lo Kheng Hong dalam Portofolio Investasi

Salim Ivomas Pratama dan PP London Sumatra Indonesia tidak hanya menarik perhatian investor asing, tetapi juga para investor kawakan seperti Lo Kheng Hong. Lo Kheng Hong, yang dikenal sebagai salah satu investor ternama di pasar modal Indonesia, tercatat memiliki kepemilikan saham sebesar 5,03% di SIMP dan 1,31% di LSIP per 31 Maret 2026. Kepemilikan ini menunjukkan bahwa ia melihat potensi jangka panjang dari kedua emiten tersebut.

Faktor yang Mendorong Minat Investor

Beberapa faktor yang mendorong minat investor asing terhadap saham SIMP dan LSIP antara lain adalah prospek industri kelapa sawit yang stabil, kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya alam, serta kinerja keuangan yang terus meningkat. Selain itu, adanya pengelolaan yang profesional oleh keluarga Anthoni Salim juga memberikan keyakinan bagi investor.

Perspektif Pasar dan Rekomendasi

Dengan tren positif yang terjadi selama beberapa pekan terakhir, saham-saham milik keluarga Anthoni Salim tampaknya akan terus menjadi incaran investor. Namun, investor tetap perlu memperhatikan risiko yang terkait dengan volatilitas pasar dan perubahan kondisi ekonomi makro.

Bagi investor pemula, penting untuk melakukan analisis mendalam sebelum memutuskan investasi. Sementara itu, investor berpengalaman dapat mempertimbangkan diversifikasi portofolio dengan memasukkan saham-saham yang menawarkan potensi pertumbuhan tinggi namun tetap aman.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *