SOROTJATIM.COM – Pergerakan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menjadi sorotan utama di pasar modal Indonesia. Dalam beberapa hari terakhir, saham perusahaan rokok ternama ini menunjukkan lonjakan signifikan yang menarik perhatian investor. Hal ini tidak hanya berdampak pada kenaikan harga, tetapi juga memicu aksi beli dari investor asing yang mulai melirik kembali emiten tersebut sebagai pilihan investasi strategis.
Broker efek Mandiri Sekuritas memberikan rekomendasi positif untuk saham Gudang Garam, dengan menyarankan aksi beli jangka pendek atau day trade. Analisis teknikal menunjukkan bahwa saham Gudang Garam sedang dalam momentum kuat, dengan pola “long white candle” yang biasanya menjadi indikasi penguatan harga dalam jangka pendek.
Rekomendasi Buy dan Target Harga yang Optimis
Dalam analisisnya, Mandiri Sekuritas menetapkan target harga sebesar Rp16.500 untuk saham Gudang Garam. Strategi trading yang disarankan mencakup stop loss di bawah Rp16.000, sehingga memberikan batasan risiko bagi para investor. Rekomendasi ini menunjukkan optimisme bahwa saham Gudang Garam masih memiliki ruang kenaikan dalam waktu dekat, terutama dengan dukungan sentimen pasar yang positif.
Kenaikan harga saham Gudang Garam pada perdagangan Selasa (28/4/2026) mencapai 11,36 persen, dengan harga berada di level Rp16.175. Kenaikan ini menjadi salah satu yang paling menonjol di sektor saham konsumer, khususnya industri rokok. Lonjakan ini didorong oleh aktivitas transaksi yang meningkat, baik dari sisi volume maupun nilai perdagangan.
Aktivitas Transaksi yang Meningkat
Volume perdagangan saham Gudang Garam mencapai 3,12 juta saham, dengan frekuensi transaksi sebanyak 3.348 kali. Nilai transaksi mencapai Rp48,73 miliar, menunjukkan tingginya minat pasar terhadap saham Gudang Garam dalam beberapa hari terakhir. Peningkatan ini menandai kembalinya kepercayaan investor terhadap emiten rokok tersebut.
Aksi Beli Investor Asing yang Signifikan
Salah satu faktor utama yang mendorong penguatan saham Gudang Garam adalah aksi beli investor asing. Dalam perdagangan terakhir, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp16,9 miliar pada saham Gudang Garam. Tren ini bukan terjadi sekali saja, karena dalam dua hari sebelumnya, saham Gudang Garam juga konsisten dibeli asing:
- 24 April 2026: net buy Rp1,91 miliar
- 27 April 2026: net buy Rp3,52 miliar
Akumulasi pembelian ini menunjukkan bahwa saham Gudang Garam mulai kembali dilirik investor global sebagai salah satu pilihan investasi di pasar Indonesia.
Sentimen Likuiditas yang Meningkat
Selain faktor teknikal dan aksi beli asing, penguatan saham Gudang Garam juga didorong oleh kebijakan baru di pasar modal. Bursa Efek Indonesia resmi mengimplementasikan sistem kuotasi liquidity provider untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham. Kebijakan ini membantu menjaga stabilitas pasar dan memperkuat kepercayaan investor terhadap saham Gudang Garam.
Perkembangan Terkini tentang PHK Massal
Beberapa waktu lalu, saham Gudang Garam sempat menjadi trending topik di X setelah dikabarkan melakukan PHK massal. Namun, perusahaan membantah isu tersebut dan mengklaim bahwa hanya sejumlah kecil karyawan yang dilepas. Meski begitu, pengumuman ini tetap memengaruhi sentimen pasar, terutama di kalangan investor yang khawatir akan dampak finansial dari pengurangan tenaga kerja.
Pengumuman ini juga memicu diskusi di media sosial, dengan banyak warganet menyampaikan pendapat mereka tentang kebijakan perusahaan. Beberapa menilai bahwa PHK massal dapat memengaruhi reputasi perusahaan, sementara yang lain berharap agar perusahaan tetap menjaga keseimbangan antara efisiensi dan kesejahteraan karyawan.
Saham Gudang Garam terus menunjukkan tren positif, baik dari segi teknikal maupun sentimen pasar. Rekomendasi buy dari analis serta aksi beli investor asing semakin memperkuat keyakinan bahwa saham ini memiliki potensi pertumbuhan yang baik. Dengan adanya kebijakan baru yang meningkatkan likuiditas, pasar modal Indonesia semakin stabil dan menarik minat investor. Saat ini, seluruh pihak diharapkan dapat terus memantau perkembangan saham Gudang Garam secara berkala untuk mendapatkan informasi terkini.***






