Susi Pudjiastuti sebagai Komut, Perubahan Struktur Pengurus BJB Diumumkan dalam RUPS Tahunan

SOROTJATIM.COM – Perubahan penting terjadi di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang berlangsung pada Selasa, 28 April 2026. Dalam pertemuan tersebut, para pemegang saham menyetujui perubahan pengurus yang mencakup posisi komisaris utama dan direktur utama.

Pengangkatan Direktur Utama Baru

Salah satu perubahan utama adalah pengangkatan Ayi Subarna sebagai Direktur Utama BJB. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Operasional dan Teknologi Informasi. Kini, ia menggantikan Yusuf Saadudin yang meninggal dunia pada 14 November 2025 lalu. Pengangkatan ini dilakukan setelah memenuhi persyaratan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK).

Selain itu, beberapa nama lain juga diangkat dalam jajaran direksi, antara lain:
– Asep Dani Fadillah sebagai Direktur Kepatuhan
– Herfinia sebagai Direktur Operasional
– Muhammad As’adi Budiman sebagai Direktur Teknologi Informasi

Penetapan Komisaris Utama dan Independen

Di sisi dewan komisaris, Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo, diangkat sebagai Komisaris Utama Independen. Ia akan menjadi bagian dari struktur pengawasan bank yang baru. Selain itu, Eydu Oktain Panjaitan juga ditunjuk sebagai Komisaris Independen.

Pengangkatan ini dilakukan setelah melalui proses evaluasi oleh OJK. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh pengurus memiliki kemampuan dan integritas yang sesuai dengan standar kepatuhan perbankan.

Pemangkasan Posisi Pengurus Sebelumnya

Sebelumnya, BJB pernah mengangkat sejumlah nama dalam RUPSLB yang digelar pada 16 April 2025. Namun, pengangkatan tersebut dibatalkan karena tidak memenuhi ketentuan regulasi. Nama-nama yang sebelumnya diangkat antara lain:
– Wowiek Prasantyo alias Mardigu sebagai Komisaris Utama Independen
– Helmy Yahya sebagai Komisaris Independen
– Joko Hartono Kalisman sebagai Direktur Kepatuhan

Pembatalan ini menunjukkan pentingnya proses penilaian dan kelayakan sebelum menetapkan pengurus baru.

Konteks Perubahan di Sektor Perbankan

Perubahan pengurus di BJB tidak hanya menjadi fokus internal bank, tetapi juga menjadi perhatian publik dan investor. Perubahan ini menunjukkan upaya bank untuk meningkatkan transparansi dan kinerja operasional. Dengan kepemimpinan baru, BJB berharap dapat meningkatkan kualitas layanan dan stabilitas keuangan.

Komentar dari Narasumber

Susi Pudjiastuti, yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama, menyampaikan harapan agar bisa memberikan kontribusi besar bagi perkembangan BJB. “Saya yakin dengan kerja sama yang baik, BJB akan mampu menghadapi tantangan pasar dan memberikan layanan terbaik kepada nasabah,” ujarnya.

Ayi Subarna, Direktur Utama baru, juga menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Saya siap bekerja keras untuk memperkuat posisi BJB di industri perbankan,” katanya.

Dengan perubahan pengurus ini, BJB memulai era baru yang diharapkan mampu membawa bank lebih maju dan berkembang secara berkelanjutan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *