Demo Mahasiswa Surabaya: Long March dari KBS Menuju Grahadi untuk Menuntut Perubahan

Demo Mahasiswa Surabaya,

SOROTJATIM.COM – Ribuan mahasiswa dari Aliansi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Surabaya (ABS) menggelar aksi demonstrasi yang dimulai dari titik kumpul Kebun Binatang Surabaya (KBS) menuju Gedung Grahadi, Surabaya. Aksi ini menjadi perhatian publik karena melibatkan peserta dari berbagai kampus di wilayah tersebut.

Mahasiswa Tuntut Perubahan dalam Berbagai Aspek

Bacaan Lainnya

Dalam aksinya, mahasiswa menyerukan tuntutan terkait berbagai isu penting seperti ekonomi, demokrasi, lingkungan, dan hak asasi manusia. Koordinator Umum Aliansi BEM Surabaya, Nasrawi Ibnu Dahlan, menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.

“Mahasiswa tidak boleh diam ketika rakyat semakin terhimpit oleh berbagai persoalan ekonomi, demokrasi, lingkungan, dan hak asasi manusia,” ujarnya.

Berikut beberapa poin tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa:

  • Menuntut pemerintah segera menurunkan harga BBM demi menstabilkan harga bahan pokok dan meringankan beban ekonomi rakyat kecil.
  • Mendesak pemerintah mengambil langkah taktis untuk menyelamatkan nilai tukar Rupiah yang kian merosot.
  • Mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset untuk memiskinkan para koruptor.
  • Menolak eksploitasi lingkungan berkedok Proyek Strategis Nasional (PSN) khususnya SWL Surabaya.
  • Menuntut evaluasi total terhadap jalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan KDMP.
  • Mengecam segala bentuk pelanggaran HAM dan upaya pembungkaman terhadap masyarakat sipil.

Pengamanan oleh Polisi dan Kesadaran Massa

Selama aksi berlangsung, polisi memberikan pengamanan agar lalu lintas tetap lancar. Massa aksi juga diminta untuk menjaga ketertiban dan solidaritas. Nasrawi menegaskan pentingnya menjaga fokus pada substansi tuntutan serta waspada terhadap provokasi atau penyusupan.

Konteks Sosial dan Politik

Aksi ini dilakukan dalam konteks yang sangat sensitif, dengan munculnya berbagai isu yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Mahasiswa menilai bahwa pemerintah harus lebih berpihak kepada rakyat dan menjalankan pemerintahan secara transparan, demokratis, serta berkeadilan sosial.

Demo mahasiswa Surabaya bukan hanya sekadar aksi protes, tetapi juga merupakan bentuk kesadaran kolektif akan pentingnya peran mahasiswa dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan berkualitas. Dengan tuntutan yang jelas dan terstruktur, aksi ini menunjukkan komitmen mahasiswa untuk turut serta dalam proses perubahan yang lebih baik.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *