Celtic Menang Dramatis di Tengah Kekurangan Pemain Lawan

SOROTJATIM.COM – Pertandingan antara Hibernian dan Celtic dalam laga Scottish Premiership yang berlangsung di Easter Road Stadium menjadi salah satu pertandingan yang penuh drama. Celtic berhasil meraih kemenangan 2-1 meskipun harus melawan kekurangan pemain lawan, Hibernian, yang terpaksa bermain dengan 10 orang sejak menit ke-21.

Permainan yang Berat Tapi Menguntungkan

Kemenangan ini sangat penting bagi Celtic karena memperkuat posisi mereka di puncak klasemen sementara. Setelah kalah dari Hearts, Celtic kini berada setara poin dengan tim pemimpin klasemen tersebut. Namun, perjalanan menuju kemenangan tidak mudah. Hibernian yang tampil dengan formasi 3-4-1-2 mencoba menghadapi tekanan besar dari Celtic, tetapi kehilangan Jamie McGrath pada menit ke-21 membuat situasi semakin sulit bagi mereka.

McGrath diberi kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Alastair Johnston. Keputusan ini dianggap sebagai titik balik dalam pertandingan. Meski begitu, Celtic tetap mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan dominasi besar dalam penguasaan bola, mencapai 81,4% dibandingkan hanya 18,6% milik Hibernian.

Gol Pertama dan Kesulitan Mencetak Gol

Gol pertama Celtic dicetak oleh Daizen Maeda pada menit ke-41. Dengan umpan rendah dari Johnston, Maeda mampu mengubahnya menjadi gol. Meski awalnya gol ini dianulir karena offside, VAR akhirnya memutuskan untuk mengubah keputusan tersebut setelah melihat rekaman ulang.

Hibernian kemudian membalas dengan gol yang kontroversial pada menit ke-45+3. Joe Newell mencetak gol setelah bola nyaris menyentuh lengannya, namun wasit memutuskan bahwa tidak ada pelanggaran yang terjadi. Situasi ini memicu reaksi dari beberapa pengamat sepak bola, termasuk mantan pemain John Collins yang menyebutnya sebagai “handball yang jelas”.

Gol Kemenangan yang Datang dari Cadangan

Setelah turun minum, Celtic masih kesulitan menciptakan peluang yang lebih baik. Namun, kehadiran Kelechi Iheanacho dari bangku cadangan menjadi penentu. Iheanacho, yang telah mencetak empat gol dalam lima pertandingan terakhir, mampu memecahkan kebuntuan dengan gol yang dinginkan dan tenang pada menit ke-72.

Iheanacho mengontrol bola dari sudut dan dengan gerakan yang cepat, ia mampu melepaskan tembakan yang masuk ke gawang. Gol ini memberikan momentum penting bagi Celtic, yang akhirnya mempertahankan kemenangan hingga akhir pertandingan.

Reaksi Pelatih dan Analisis

Pelatih Hibernian, David Gray, mengakui bahwa kehilangan pemain membuat timnya kesulitan. Ia mengatakan, “Saya tidak bisa membela kartu merah itu. Ini adalah kartu merah karena lokasi kontak, tetapi tidak ada niat buruk dari pemain.”

Di sisi lain, pelatih Celtic, Martin O’Neill, mengakui bahwa pertandingan ini sangat menegangkan. Ia menyatakan, “Kami membutuhkan kemenangan ini. Kami memiliki margin kesalahan yang sangat sempit, dan kami harus terus fokus pada setiap pertandingan.”

Kondisi Tim dan Kedepan

Hibernian kini harus menghadapi tantangan besar dalam pertandingan berikutnya, terutama setelah kekalahan ini. Mereka akan bertandang ke Falkirk pada hari Sabtu, sementara Celtic akan menjamu Rangers pada hari berikutnya. Kedua pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi kedua tim.

Celtic, yang saat ini berada di posisi ketiga dengan 67 poin, terus menunjukkan performa stabil. Sementara Hibernian, yang berada di posisi kelima dengan 51 poin, harus berjuang keras untuk mempertahankan posisinya dalam kompetisi.

Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Celtic mampu menghadapi tantangan besar dan memanfaatkan kesempatan yang ada. Meskipun Hibernian bermain dengan 10 orang, Celtic tetap mampu meraih kemenangan yang penting dalam persaingan gelar. Kehadiran Iheanacho sebagai pemain cadangan juga menunjukkan potensi besar yang dimilikinya, yang bisa menjadi faktor kunci dalam pertandingan-pertandingan mendatang.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *