Klub Sepak Bola dengan Pendapatan Terbesar dari Penjualan Pemain Akademi

SOROTJATIM.COM – Sejumlah klub sepak bola di seluruh dunia telah berhasil memperoleh pendapatan besar melalui penjualan pemain yang berasal dari akademi mereka. Laporan terbaru dari CIES Football Observatory menunjukkan bahwa 100 klub teratas dalam hal pendapatan dari transfer pemain muda dalam sepuluh tahun terakhir mengungkapkan strategi bisnis yang sangat efektif dalam pengembangan bakat muda.

Peringkat Klub dengan Pendapatan Terbanyak dari Transfer Pemain Akademi

Dalam laporan tersebut, SL Benfica mendominasi daftar dengan total pendapatan sebesar 589 juta euro atau sekitar Rp10,3 triliun. Diikuti oleh AFC Ajax dengan 454 juta euro atau sekitar Rp7,9 triliun, serta Chelsea FC yang mencatatkan pendapatan sebesar 442 juta euro atau sekitar Rp7,7 triliun. Tiga klub ini menunjukkan konsistensi dalam memaksimalkan potensi pemain muda sebagai sumber pendapatan sekaligus fondasi tim utama.

Selain itu, beberapa klub lain juga masuk dalam daftar 10 besar, termasuk Olympique Lyonnais dan AS Monaco dari Prancis, Sporting CP dari Portugal, Manchester City dari Inggris, Real Madrid dari Spanyol, SE Palmeiras dari Brasil, serta Bayer Leverkusen dari Jerman.

Perkembangan Model Bisnis Akademi di Berbagai Negara

Laporan ini juga menunjukkan bahwa sebanyak 19 asosiasi sepak bola di berbagai belahan dunia memiliki representasi dalam daftar 100 klub teratas. Hal ini mencerminkan penyebaran model bisnis akademi yang semakin merata, di mana banyak klub mulai memprioritaskan pengembangan pemain muda sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Peran Chelsea dan Manchester United dalam Pengembangan Pemain Muda

Chelsea FC menjadi salah satu klub yang paling sukses dalam menjual pemain hasil akademi. Dalam lima tahun terakhir saja, klub ini meraup pendapatan sebesar 366 juta euro atau sekitar Rp6,4 triliun. Sementara itu, Manchester City mengumpulkan 318 juta euro atau sekitar Rp5,6 triliun, menunjukkan fokus yang meningkat pada pembinaan pemain muda.

Namun, Manchester United tidak masuk dalam daftar 10 besar global. Meski demikian, klub ini tetap berhasil meraih pendapatan sebesar 271 juta euro atau sekitar Rp4,7 triliun dari penjualan pemain akademi sejak Juli 2016, menempatkan mereka di peringkat ke-19. Dalam Premier League, posisi Manchester United berada di bawah Chelsea FC, Manchester City, dan Aston Villa.

Transaksi Besar yang Melibatkan Pemain Akademi

Salah satu transaksi terbesar yang melibatkan pemain akademi Manchester United adalah transfer Alejandro Garnacho senilai 40 juta poundsterling atau sekitar Rp800 miliar. Selain itu, klub ini juga sering menjadi pembeli pemain muda dari klub lain, seperti Mason Mount, Amad Diallo, dan Benjamin Šeško.

Dalam beberapa tahun terakhir, Manchester United mulai lebih aktif melepas pemain akademi. Contohnya, James Garner dijual ke Everton senilai 15 juta poundsterling atau sekitar Rp300 miliar pada 2022. Penjualan pemain muda seperti Anthony Elanga, Scott McTominay, dan Álvaro Fernández juga dilakukan dengan nilai yang bervariasi.

Daftar 10 Klub dengan Pendapatan Terbesar dari Akademi (10 Tahun Terakhir)

Berikut adalah daftar 10 klub dengan pendapatan terbesar dari penjualan pemain akademi dalam kurun sepuluh tahun terakhir:

  • SL Benfica – 589 juta euro (Rp10,3 triliun)
  • AFC Ajax – 454 juta euro (Rp7,9 triliun)
  • Chelsea FC – 442 juta euro (Rp7,7 triliun)
  • Olympique Lyonnais – 423 juta euro (Rp7,4 triliun)
  • Sporting CP – 417 juta euro (Rp7,3 triliun)
  • Manchester City – 404 juta euro (Rp7,1 triliun)
  • Real Madrid – 395 juta euro (Rp6,9 triliun)
  • AS Monaco – 378 juta euro (Rp6,6 triliun)
  • SE Palmeiras – 356 juta euro (Rp6,2 triliun)
  • Bayer Leverkusen – 339 juta euro (Rp5,9 triliun) ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *