SOROTJATIM.COM – Penyeberangan antara Sabang dan Banda Aceh kembali berjalan normal pada hari Selasa, 21 April 2026. Aktivitas ini menjadi penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) karena merupakan jalur transportasi utama antar dua kota tersebut. Dengan adanya jadwal pelayaran yang teratur, warga dapat lebih mudah melakukan perjalanan untuk berbagai keperluan seperti bekerja, belajar, atau berkunjung.
Rute dan Jadwal Pelayaran yang Disiapkan
Operasional penyeberangan dilakukan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dengan menggunakan dua kapal feri, yaitu KMP BRR dan KMP Aceh Hebat 2. Dari pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, terdapat tiga trip keberangkatan. Sementara dari Pelabuhan Balohan, Sabang, disediakan dua trip keberangkatan.
Untuk rute Banda Aceh menuju Sabang, kapal berangkat pada pukul 08.00 WIB menggunakan KMP Aceh Hebat 2, kemudian pukul 11.00 WIB menggunakan KMP BRR, dan terakhir pukul 17.00 WIB kembali dilayani oleh KMP BRR. Di sisi lain, dari Sabang ke Banda Aceh, penyeberangan dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 14.00 WIB menggunakan KMP BRR.
Tarif yang Berlaku Saat Ini
Harga tiket penyeberangan masih mengacu pada ketentuan resmi yang ditetapkan. Untuk penumpang dewasa, biaya sebesar Rp35.000 per orang. Sementara itu, bayi berusia 0–3 tahun dikenakan tarif Rp4.200.
Untuk kendaraan, tarif roda dua dikenakan biaya Rp68.000 per unit, termasuk pengendara. Sedangkan mobil pribadi dikenakan biaya sebesar Rp457.000 per unit dengan kapasitas maksimal lima penumpang. Harga ini menunjukkan bahwa penyeberangan tetap terjangkau meskipun ada beberapa penyesuaian terkait operasional dan kondisi cuaca.
Pengaruh Cuaca dan Kondisi Operasional
Meski jadwal telah ditetapkan, penyesuaian bisa saja terjadi. Hal ini bergantung pada kondisi cuaca dan situasi operasional di lapangan. Pihak pelabuhan mengimbau para calon penumpang agar tiba minimal 30 menit sebelum keberangkatan guna menghindari keterlambatan saat proses boarding. Langkah ini juga bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan.
Pandangan dari Pengguna Jasa
Menurut informasi yang diperoleh, kondisi operasional lintasan Balohan – Ulee Lheue dalam keadaan stabil. Tidak terjadi lonjakan signifikan jumlah penumpang, sehingga aktivitas penyeberangan berjalan lancar. Pengguna jasa menyampaikan bahwa jadwal yang tersedia cukup memadai untuk kebutuhan sehari-hari.
Peran Pelabuhan dalam Menyediakan Layanan
Pelabuhan Balohan dan Ulee Lheue berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. Dengan fasilitas yang memadai dan layanan yang baik, kedua pelabuhan ini menjadi pusat transportasi laut yang vital. Keberadaan mereka juga membantu meningkatkan ekonomi lokal melalui pertumbuhan wisata dan perdagangan.
Jadwal penyeberangan feri Sabang ke Banda Aceh yang terbaru menunjukkan bahwa operasional transportasi laut di wilayah NAD sudah kembali stabil. Dengan jadwal yang teratur dan harga tiket yang terjangkau, masyarakat dapat lebih mudah melakukan perjalanan. Namun, pengguna jasa tetap harus waspada terhadap perubahan kondisi cuaca dan situasi operasional yang bisa memengaruhi jadwal keberangkatan.***






